Senin, 03 Agustus 2026

Jobsheet 1103 Menginstal Debian 901 Abid Taqiyudin

 

Jobsheet 1103 Menginstal Debian 901 Abid Taqiyudin


JOB SHEET
SMK TUNAS HARAPAN PATI


Program KeahlianMata PelajaranKode Mata Pelajaran
Teknik Jaringan Komputer dan TelekomunikasiJaringan Komputer12.01/JK/2627
Tingkat / KelasMateri PokokWaktu Pembelajaran
XII TJKT 1Menginstal Sistem Operasi Jaringan8 x 45 Menit






Nama JobsheetTanggal Praktikum
Menginstal Linux Debian03 Agustus 2026
Nama SiswaKode Score
Abid Taqiyudin

I. TUJUAN
1. Siswa mengenal Sistem Operasi Jaringan
2. Siswa mengenal Sistem Operasi Linux Debian
3. Siswa mampu Menginstal Linux Debian

 

II. ALAT DAN BAHAN
1. LCD Proyektor
2. PC atau Laptop yang telah terinstal Windows 11
3. Panduan Menginstal Linux Debian

 

III. KESELAMATAN KERJA
1. Menghidupkan PC atau Laptop sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan
2. Mengatur kabel power serapi mungkin
3. Menggunakan kaca mata pelindung radiasi
4. Menggunakan screen monitor untuk keamanan data
5. Membackup data data penting ke memori eksternal
6. Mematikan komputer sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan

IV. LANGKAH KERJA

1.  Sebelum melakukan instalasi Linux Debian, mulai dulu dengan tampilan Virtual Box yang telah terinstal Virtual Machine seperti yang nampak pada gambar di bawah ini :




2. Selanjutnya muncul Menu Select a language dan sub menu Choose the language to be used for the installation process. Ini berarti memilih Bahasa yang akan digunakan selama proses instalasi. Misalnya memilih Indonesia. Kemudian Tekan ENTER.




3. Selanjutnya muncul Menu Select your location dan sub menu Country, territory or area. Ini berarti memilih lokasi yang akan digunakan selama proses instalasi. Lalu Tekan ENTER





4. Selanjutnya muncul Menu Select a keyboard layout dan sub menu Keymap to use. Ini berarti memilih layout Keyboard yang akan digunakan selama proses instalasi. Lalu Tekan ENTER




Selanjutnya muncul Menu Loading additional components dan sub menu Retrieving partman-basicfilesystems. Tunggu sampai proses mencapai 100 %




5. Selanjutnya muncul Menu Configure the network dan sub menu Please enter the hostname for this system dan Hostname. Ini berarti memberi nama Host, Misalnya ditulis nilai defaultnya yaitu debian. Kemudian pilih Continue






Masih pada menu Configure the network selanjutnya muncul sub menu Please enter the hostname for this system dan Domainname. Ini berarti memberi nama Host, Misalnya ditulis nilai defaultnya sama seperti sebelumnya yaitu debian. Kemudian pilih Continue






6. Selanjutnya muncul Menu Set up users and passwords dan sub menu Root password. Ini berarti memasukkan Kata Sandi Root. Kemudian pilih Continue.





Masih pada menu Set up users and passwords selanjutnya muncul sub menu  Re-enter password to verify . Ini berarti memasukkan kembali kata sandi untuk verifikasi, Kemudian pilih Continue.




Masih pada menu Set up users and passwords selanjutnya muncul sub menu  Full name for the new user. Ini berarti memasukkan nama user baru secara lengkap, Kemudian pilih Continue. 




Masih pada menu Set up users and passwords selanjutnya muncul sub menu  Username for your account. Ini berarti memasukkan nama sebuah akun, Kemudian pilih Continue. 




Masih pada menu Set up users and passwords selanjutnya muncul sub menu  Choose a password for the new user . Ini berarti memasukkan Kata Sandi untuk user baru, Kemudian pilih Continue. 





Masih pada menu Set up users and passwords selanjutnya muncul sub menu  Re-enter password to verify. Ini berarti memasukkan kembali Kata Sandi untuk Verifikasi, Kemudian pilih Continue. 




7. Selanjutnya muncul Menu Setting Up the Clock dan sub menu Getting the time from a network time server. Tunggu sampai proses mencapai 100 %




8. Selanjutnya muncul Menu Configure the clock dan sub menu Select your time zone . Ini berarti memilih Zona Waktu yang akan digunakan. Kemudian tekan Enter untuk melanjutkan instalasi





9. Selanjutnya muncul Menu Loading additional components dan sub menu Retrieving partman-lvm. Tunggu sampai proses mencapai 100 %



10. Selanjutnya muncul Menu Partition disks dan sub menu Partitioning methode. Ini berarti memilih Metoda Partisi yang akan digunakan. Kemudian tekan Enter untuk melanjutkan instalasi




Masih pada menu Partition disks  selanjutnya muncul sub menu  Select disk to partition. Ini berarti memilih Harddisk yang akan dipartisi. Kemudian tekan Enter untuk melanjutkan instalasi





Masih pada menu Partition disks  selanjutnya muncul sub menu  Partitioning scheme. Ini berarti memilih salah satu skema Partisi, Kemudian tekan Enter untuk melanjutkan instalasi.




Masih pada menu Partition disks  selanjutnya muncul sub menu  Select a partition to modify its setting. Ini berarti memilih salah satu Partisi agar dapat mengubah settingnya. Kemudian tekan Enter untuk melanjutkan instalasi.



Masih pada menu Partition disks  selanjutnya muncul sub menu  Write the changes to disks ?. Ini berarti memilih apakah akan disimpan ke disk ?. Pilih Yes kemudian tekan Enter untuk melanjutkan instalasi.




11. Selanjutnya muncul Menu Installing the base system. Tunggu sampai proses mencapai 100 %




12. Selanjutnya muncul Menu Configure the package manager dan sub menu Scan another CD or DVD ?. Ini berarti memilih akan memindai (menscan ) CD atau DVD lainnya ? Pilih No kemudian tekan Enter untuk melanjutkan instalasi




Masih pada menu Configure the package manager  selanjutnya muncul sub menu  Use a network mirror ?. Ini berarti memilih apakah akan menggunakan suatu jaringan cermin (mirror)? Pilih No kemudian tekan Enter untuk melanjutkan instalasi.
Lihat tautan : http://ghadinkz23.blogspot.com/2010/09/pengertian-mirror.html

 


          Pilih negara selain Indonesia, karena Indonesia negara yang kalian jadikan main. Maka, mirror              nya harus selain negara asal (Indonesia)


        Pilih yang paling atas alias deb.debian.org




13. Selanjutnya muncul Menu Select and install. Tunggu sampai proses mencapai 100 %


        Jika muncul pilihan proxy kalian skip/ lanjut saja, karena kita tidak menggunakan proxy



14. Selanjutnya muncul Menu Configuring popularity-contest dan sub menu  Participate in the package usage survey ?. Ini berarti memilih akan berpartisi dalam survey Penggunaan Paket Debian?  Pilih No kemudian tekan Enter.




15. Selanjutnya muncul Menu Software Selection dan sub menu  Choose software to install ?. Ini berarti memilih Perangkat perangkat lunak internal yang ingin diinstall  Pilih software yang paling bawah yaitu Standard System Utilities dengan menekan tombol Spacebar di keyboard untuk memilih dan menghapus pilihan. Pilih Continue dan tekan ENTER.
Pilihan ini menentukan bahwa Debian akan bekerja berbasis CLI




16. Selanjutnya muncul Menu Select and install software dan sub menu  Retrieving file 86 of 112  ?. Tunggu sampai proses mencapai 100 %



17. Selanjutnya muncul Menu Install the GRUB boot loader on a harddisk dan sub menu Install the GRUB boot loader to the master boot record ? Ini berarti memilih akan memasang boot loader GRUB master pada boot record ?  Pilih Yes kemudian tekan Enter untuk melanjutkan instalasi



        Pilih yang karena disk anda merupakan disk virtual buakn disk asli pada laptop atau device anda            secara langsung




18. Selanjutnya muncul Menu Installing GRUB boot loader dan sub menu Running "update-grub" ? Tunggu sampai proses mencapai 100 %




19. Selanjutnya muncul Menu Finish the installation dan sub menu Installation Complete Pilih Continue dan tekan ENTER.


20. Selanjutnya muncul Tampilan Debian Login dan Instalasi Linux selesai




V. PERTANYAAN
 1. Sebutkan 3 Installer Boot Menu Pada Saat Menginstal Debian ! 

 2. Menu Apa Yang Digunakan Untuk Penginstalan Debian Secara Manual ?

 3. Jelaskan Pesan Instalasi Berikut Ini :

Choose The Language To Be Used For The Installation Process. The Selected Language  Will Also Be The Default Language  For The Installed System 

 4. Sebutkan Kepanjangan Dari Dns ! 

 5. Jelaskan Apa Yang Dimaksud Dengan Root Password !

 6. Sebutkan 3 Jenis Partisi Yang Digunakan Dalam Server Linux Debian  !   

 7. Sebutkan 3 Metode Partisi Dalam Instalasi Debian ! 

 8. Jelaskan Apa Yang Dimaksud Dengan Network Mirror ! 

 9. Sebutkan Syarat Menggunakan Network Mirror ! 

10. Tuliskan Kepanjangan FAT, NTFS, CLI dan GUI  


VI. JAWABAN PERTANYAAN
  1. Tiga Installer Boot Menu pada saat menginstal Debian:
    • Graphical Install
    • Install
    • Advanced Options
  2. Menu yang digunakan untuk penginstalan Debian secara manual adalah:
    • Install (mode teks/manual).
  3. Penjelasan pesan instalasi:
    • Pilih bahasa yang akan digunakan selama proses instalasi. Bahasa yang dipilih juga akan menjadi bahasa bawaan (default) pada sistem Debian setelah instalasi selesai.

  4. Kepanjangan DNS adalah:
    • Domain Name System
  5. Root Password adalah:
    • Root Password adalah kata sandi untuk akun root, yaitu akun administrator yang memiliki hak akses penuh untuk mengelola dan mengubah seluruh sistem Debian.
  6. Tiga jenis partisi yang digunakan dalam Server Linux Debian:
    • Partisi Root (/)
    • Partisi Swap
    • Partisi Home (/home)
  7. Tiga metode partisi dalam instalasi Debian:
    • Guided – use entire disk
    • Guided – use entire disk and set up LVM
    • Manual
  8. Network Mirror adalah:
    • Network Mirror adalah server di internet yang menyediakan salinan (mirror) paket-paket Debian sehingga sistem dapat mengunduh pembaruan dan aplikasi selama atau setelah proses instalasi.
  9. Syarat menggunakan Network Mirror:
    • Komputer terhubung ke jaringan internet.
    • Konfigurasi jaringan (IP/DHCP) sudah benar.
    • Tersedia server mirror Debian yang dapat diakses.
  10. Kepanjangan FAT, NTFS, CLI, dan GUI:
  • FAT : File Allocation Table
  • NTFS : New Technology File System
  • CLI : Command Line Interface
  • GUI : Graphical User Interface

Minggu, 26 Juli 2026

Jobsheet 901 Menginstal Virtual Box Abid Taqiyudin

 

JOB SHEET
SMK TUNAS HARAPAN PATI



Program KeahlianMata PelajaranKode Mata Pelajaran
Teknik Komputer dan JaringanSistem Operasi Jaringam11.01/JK/2627
Tingkat / KelasMateri PokokWaktu Pembelajaran
XII TJKT 1Menginstal Sistem Operasi Jaringan8 x 45 Menit






 

Nama JobsheetTanggal Praktikum
Menginstal Virtual MachineJuli  2026
Nama SiswaKode Score
        Abid Taqiyudin



I. TUJUAN
1. Siswa mengenal Sistem Operasi Jaringan
2. Siswa mengenal Program Virtual Machine
3. Siswa mampu menginstal Virtual Machine
II. ALAT DAN BAHAN
1. LCD Proyektor
2. PC atau Laptop yang telah terinstal Windows 7, Windows 8 atau Windows 10
3. Panduan membuat Virtual Machine
III. KESELAMATAN KERJA
1. Menghidupkan PC atau Laptop sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan
2. Mengatur kabel power serapi mungkin
3. Menggunakan kaca mata pelindung radiasi
4. Menggunakan screen monitor untuk keamanan data
5. Membackup data data penting ke memori eksternal
6. Mematikan komputer sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan

IV. LANGKAH KERJA

1. Klik Tombol “New”
Langkah pertama untuk membuat mesin virtual adalah dengan meng-klik tombol “New” pada bagian atas kiri layar atau dengan shortcut Ctrl + N.




2. Name And Operating System
Setelah mengklik “New” anda akan diminta untuk memasukkan Nama, Type dan Version virtual machine anda. Masukkan Type & Version sesuai dengan OS yang anda ingin instal nantinya. Setelah selesai klik Next.



3. Memory Size
Pada layar selanjutnya anda akan diminta untuk menentukan ukuran RAMyang akan di alokasikan untuk mesin virtual. Virtualbox memberikan rekomendasi ukuran berdasarkan sistem operasi yang akan di install, namun anda dapat menyesuaikan sesuai dengan kebutuhan anda. 
Semakin besar RAM yang anda alokasikan makan semakin lancar pula virtual machine anda. Namun anda perlu untuk menyisakan beberapa, agar sistem operasi reguler anda dapat tetap berjalan. Setelah selesai klik Next.




4. Membuat Harddisk Virtual
Langkat selanjutnya adalah membuat harddisk virtual yang akan digunakan untuk menginstall sistem operasi dan program pada mesin virtual anda nantinya. Terdapat 3 opsi pengaturan yang bisa anda gunakan :
Do not add a virtual hard disk


Opsi ini digunakan untuk tingkat mahir dimana hard disk virtual akan dibuat dalam pengaturan terpisah setelah pembuatan mesin virtual selesai.
Create a virtual hard disk now
Opsi ini digunakan untuk membuat hard disk virtual baru bersamaan dengan pembuatan mesin vitual.
Use an existing virtual hard disk file
Opsi ini digunakan untuk menggunakan hard disk virtual yang sudah pernah anda buat.



Untuk saat ini karena anda belum memiliki hard disk vitual maka pilih Create a virtual hard disk now dan tekan Create.
5. Pilih tipe file hard disk yang akan kita gunakan.




Terdapat 3 tipe file hard disk yaitu :
  • VDI (Virtualbox Disk Image) adalah format native dari Virtual Box
  • VHD (Virtual Hard Disk) adalah format native dari Microsoft Virtual PC
  • VMDK (Virtual Machine Disk) adalah format native dari VMWare
Jika anda tidak ingin menggunakannya untuk software virtualisasi lainnya pilih “VDI (VirtualBox Disk Image)”. Kemudian pilih Next >.
6. Storage on Physical Hard Disk
Pada langkah selanjutnya anda akan diminta untuk memilih bagaimana virtual hard disk tersimpan pada hard disk fisik anda. Terdapat dua opsi pengaturan yaitu :
Dynamically Allocated
Menggunakan kapasitas hard disk fisik berdasarkan jumlah hard disk virtual, tidak berdasarkan ukuran yang telah di tentukan.
Fixed Size
kapasitas hard disk fisik yang digunakan berdasarkan kapasitas hard disk virtual yang dibuat.
Pilih sesuai kebutuhan anda (direkomendasikan menggunakan Dynamically Allocated) dan kemudian pilih Next >.



7. File Location And Size
Pada langkah terakhir adalah menentukan Lokasi & Ukuran hard disk virtual anda. Silahkan atur sesuai dengan kebutuhan anda. Ada baiknya anda menyesuaikan dengan system requirement dari OS yang akan di install. Setelah selesai klik Create maka mesin virtual anda telah berhasil dibuat.





V. PERTANYAAN
1 Apa fungsi Tombol NEW pada Oracle VM VitualBox Manager ?
2 Pada jendela Create Virtual Machine, tuliskan type dan version yang akan digunakan dalam Praktek
3 Sebutkan dampak mengalokasikan ukuran RAM pada Virtual Machine yang semakin besar !
4 Sebutkan 3 opsi pengaturan yang digunakan untuk membuat harddisk virtual ketika menginstal sistem operasi dan program pada mesin virtual
5 Jelaskan pilihan berikut ini : Do not add a virtual harddisk !
6 Jelaskan pilihan berikut ini : Create a virtual harddisk now !
7 Jelaskan pilihan berikut ini : Use an existing virtual hard disk file !
8 Jelaskan pilihan berikut ini : VDI (Virtualbox Disk Image)
9 Jelaskan pilihan berikut ini : VHD (Virtual Hard Disk)
10 Jelaskan pilihan berikut ini : VMDK (Virtual Machine Disk)

VI. JAWABAN PERTANYAAN

  1. Tombol NEW berfungsi untuk membuat mesin virtual (Virtual Machine) baru yang nantinya dapat digunakan untuk menginstal sistem operasi seperti Windows, Linux, atau sistem operasi lainnya.
  2. Type yang digunakan adalah Linux, sedangkan Version yang digunakan adalah Ubuntu (64-bit).
  3. Semakin besar RAM yang dialokasikan ke Virtual Machine, maka kinerja sistem operasi virtual akan semakin cepat dan lancar. Namun, RAM yang tersedia untuk sistem operasi utama akan berkurang sehingga dapat memengaruhi performa komputer jika dialokasikan terlalu besar.
  4.  Tiga opsi tersebut adalah Do not add a virtual hard disk, Use an existing virtual hard disk file, Create a virtual hard disk now
  5. Pilihan Do not add a virtual hard disk digunakan jika pengguna tidak ingin menambahkan hard disk virtual saat membuat Virtual Machine. Hard disk dapat ditambahkan nanti jika diperlukan.
  6. Pilihan Create a virtual hard disk now digunakan untuk membuat hard disk virtual baru yang akan dipakai sebagai media penyimpanan sistem operasi, aplikasi, dan data pada mesin virtual.
  7. Pilihan Use an existing virtual hard disk file digunakan jika pengguna sudah memiliki file hard disk virtual sebelumnya dan ingin menggunakannya kembali tanpa membuat hard disk baru.
  8. VDI (VirtualBox Disk Image) adalah format hard disk virtual bawaan Oracle VirtualBox yang paling cocok digunakan jika hanya menggunakan VirtualBox.
  9. VHD (Virtual Hard Disk) adalah format hard disk virtual yang dikembangkan oleh Microsoft dan biasanya digunakan pada Virtual PC maupun Hyper-V, tetapi juga dapat digunakan di VirtualBox.
  10. VMDK (Virtual Machine Disk) adalah format hard disk virtual yang dikembangkan oleh VMware. Format ini digunakan jika ingin menjalankan atau memindahkan mesin virtual antara VMware dan VirtualBox.

Jobsheet 1103 Menginstal Debian 901 Abid Taqiyudin

  Jobsheet 1103 Menginstal Debian 901 Abid Taqiyudin JOB SHEET SMK TUNAS HARAPAN PATI Program Keahlian Mata Pelajaran Kode Mata Pelajaran Te...