Minggu, 26 Juli 2026

Jobsheet 901 Menginstal Virtual Box Abid Taqiyudin

 

JOB SHEET
SMK TUNAS HARAPAN PATI



Program KeahlianMata PelajaranKode Mata Pelajaran
Teknik Komputer dan JaringanSistem Operasi Jaringam11.01/JK/2627
Tingkat / KelasMateri PokokWaktu Pembelajaran
XII TJKT 1Menginstal Sistem Operasi Jaringan8 x 45 Menit






 

Nama JobsheetTanggal Praktikum
Menginstal Virtual MachineJuli  2026
Nama SiswaKode Score
        Abid Taqiyudin



I. TUJUAN
1. Siswa mengenal Sistem Operasi Jaringan
2. Siswa mengenal Program Virtual Machine
3. Siswa mampu menginstal Virtual Machine
II. ALAT DAN BAHAN
1. LCD Proyektor
2. PC atau Laptop yang telah terinstal Windows 7, Windows 8 atau Windows 10
3. Panduan membuat Virtual Machine
III. KESELAMATAN KERJA
1. Menghidupkan PC atau Laptop sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan
2. Mengatur kabel power serapi mungkin
3. Menggunakan kaca mata pelindung radiasi
4. Menggunakan screen monitor untuk keamanan data
5. Membackup data data penting ke memori eksternal
6. Mematikan komputer sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan

IV. LANGKAH KERJA

1. Klik Tombol “New”
Langkah pertama untuk membuat mesin virtual adalah dengan meng-klik tombol “New” pada bagian atas kiri layar atau dengan shortcut Ctrl + N.




2. Name And Operating System
Setelah mengklik “New” anda akan diminta untuk memasukkan Nama, Type dan Version virtual machine anda. Masukkan Type & Version sesuai dengan OS yang anda ingin instal nantinya. Setelah selesai klik Next.



3. Memory Size
Pada layar selanjutnya anda akan diminta untuk menentukan ukuran RAMyang akan di alokasikan untuk mesin virtual. Virtualbox memberikan rekomendasi ukuran berdasarkan sistem operasi yang akan di install, namun anda dapat menyesuaikan sesuai dengan kebutuhan anda. 
Semakin besar RAM yang anda alokasikan makan semakin lancar pula virtual machine anda. Namun anda perlu untuk menyisakan beberapa, agar sistem operasi reguler anda dapat tetap berjalan. Setelah selesai klik Next.




4. Membuat Harddisk Virtual
Langkat selanjutnya adalah membuat harddisk virtual yang akan digunakan untuk menginstall sistem operasi dan program pada mesin virtual anda nantinya. Terdapat 3 opsi pengaturan yang bisa anda gunakan :
Do not add a virtual hard disk


Opsi ini digunakan untuk tingkat mahir dimana hard disk virtual akan dibuat dalam pengaturan terpisah setelah pembuatan mesin virtual selesai.
Create a virtual hard disk now
Opsi ini digunakan untuk membuat hard disk virtual baru bersamaan dengan pembuatan mesin vitual.
Use an existing virtual hard disk file
Opsi ini digunakan untuk menggunakan hard disk virtual yang sudah pernah anda buat.



Untuk saat ini karena anda belum memiliki hard disk vitual maka pilih Create a virtual hard disk now dan tekan Create.
5. Pilih tipe file hard disk yang akan kita gunakan.




Terdapat 3 tipe file hard disk yaitu :
  • VDI (Virtualbox Disk Image) adalah format native dari Virtual Box
  • VHD (Virtual Hard Disk) adalah format native dari Microsoft Virtual PC
  • VMDK (Virtual Machine Disk) adalah format native dari VMWare
Jika anda tidak ingin menggunakannya untuk software virtualisasi lainnya pilih “VDI (VirtualBox Disk Image)”. Kemudian pilih Next >.
6. Storage on Physical Hard Disk
Pada langkah selanjutnya anda akan diminta untuk memilih bagaimana virtual hard disk tersimpan pada hard disk fisik anda. Terdapat dua opsi pengaturan yaitu :
Dynamically Allocated
Menggunakan kapasitas hard disk fisik berdasarkan jumlah hard disk virtual, tidak berdasarkan ukuran yang telah di tentukan.
Fixed Size
kapasitas hard disk fisik yang digunakan berdasarkan kapasitas hard disk virtual yang dibuat.
Pilih sesuai kebutuhan anda (direkomendasikan menggunakan Dynamically Allocated) dan kemudian pilih Next >.



7. File Location And Size
Pada langkah terakhir adalah menentukan Lokasi & Ukuran hard disk virtual anda. Silahkan atur sesuai dengan kebutuhan anda. Ada baiknya anda menyesuaikan dengan system requirement dari OS yang akan di install. Setelah selesai klik Create maka mesin virtual anda telah berhasil dibuat.





V. PERTANYAAN
1 Apa fungsi Tombol NEW pada Oracle VM VitualBox Manager ?
2 Pada jendela Create Virtual Machine, tuliskan type dan version yang akan digunakan dalam Praktek
3 Sebutkan dampak mengalokasikan ukuran RAM pada Virtual Machine yang semakin besar !
4 Sebutkan 3 opsi pengaturan yang digunakan untuk membuat harddisk virtual ketika menginstal sistem operasi dan program pada mesin virtual
5 Jelaskan pilihan berikut ini : Do not add a virtual harddisk !
6 Jelaskan pilihan berikut ini : Create a virtual harddisk now !
7 Jelaskan pilihan berikut ini : Use an existing virtual hard disk file !
8 Jelaskan pilihan berikut ini : VDI (Virtualbox Disk Image)
9 Jelaskan pilihan berikut ini : VHD (Virtual Hard Disk)
10 Jelaskan pilihan berikut ini : VMDK (Virtual Machine Disk)

VI. JAWABAN PERTANYAAN

  1. Tombol NEW berfungsi untuk membuat mesin virtual (Virtual Machine) baru yang nantinya dapat digunakan untuk menginstal sistem operasi seperti Windows, Linux, atau sistem operasi lainnya.
  2. Type yang digunakan adalah Linux, sedangkan Version yang digunakan adalah Ubuntu (64-bit).
  3. Semakin besar RAM yang dialokasikan ke Virtual Machine, maka kinerja sistem operasi virtual akan semakin cepat dan lancar. Namun, RAM yang tersedia untuk sistem operasi utama akan berkurang sehingga dapat memengaruhi performa komputer jika dialokasikan terlalu besar.
  4.  Tiga opsi tersebut adalah Do not add a virtual hard disk, Use an existing virtual hard disk file, Create a virtual hard disk now
  5. Pilihan Do not add a virtual hard disk digunakan jika pengguna tidak ingin menambahkan hard disk virtual saat membuat Virtual Machine. Hard disk dapat ditambahkan nanti jika diperlukan.
  6. Pilihan Create a virtual hard disk now digunakan untuk membuat hard disk virtual baru yang akan dipakai sebagai media penyimpanan sistem operasi, aplikasi, dan data pada mesin virtual.
  7. Pilihan Use an existing virtual hard disk file digunakan jika pengguna sudah memiliki file hard disk virtual sebelumnya dan ingin menggunakannya kembali tanpa membuat hard disk baru.
  8. VDI (VirtualBox Disk Image) adalah format hard disk virtual bawaan Oracle VirtualBox yang paling cocok digunakan jika hanya menggunakan VirtualBox.
  9. VHD (Virtual Hard Disk) adalah format hard disk virtual yang dikembangkan oleh Microsoft dan biasanya digunakan pada Virtual PC maupun Hyper-V, tetapi juga dapat digunakan di VirtualBox.
  10. VMDK (Virtual Machine Disk) adalah format hard disk virtual yang dikembangkan oleh VMware. Format ini digunakan jika ingin menjalankan atau memindahkan mesin virtual antara VMware dan VirtualBox.

Jobsheet 901 Menginstal Virtual Box Abid Taqiyudin

 

JOB SHEET
SMK TUNAS HARAPAN PATI


Program KeahlianMata PelajaranKode Mata Pelajaran
Teknik Komputer dan JaringanSystem Operasi Jaringan12.01/JK/2627
Tingkat / KelasMata PelajaranKode Mata Pelajaran
XII TJKT 1 Menginstal Sistem Operasi Jaringan8 x 45 Menit




Materi PokokTanggal Praktikum
Menginstal Virtual BoxJuli 2026
Nama SiswaScore Siswa
(Diisi oleh Guru)
Abid Taqiyudin




I. TUJUAN
  1. Siswa mengenal Sistem Operasi Jaringan
  2. Siswa mengenal Program Virtual Box versi 6.1.46
  3. Siswa mampu menginstal Program Virtual Box versi 6.1.46

II. ALAT DAN BAHAN
  1. LCD Proyektor
  2. PC atau Laptop yang telah terinstal Windows 7, Windows 8 atau Windows 10
  3. Panduan Menginstal Program Virtual Box
III. KESELAMATAN KERJA
  1. Menghidupkan PC atau Laptop sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan
  2. Mengatur kabel power serapi mungkin
  3. Menggunakan kacamata pelindung radiasi
  4. Menggunakan screen monitor untuk keamanan data
  5. Membackup data data penting ke memori eksternal
  6. Mematikan komputer sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan
IV. LANGKAH KERJA
1. Download atau copy file Program Virtual Box.
2. Mulai instalasi Program Virtual Box dengan klik File EXE sebanyak dua kali sehingga Jendela Selamat Datang ( Welcome ) terbuka. Klik Next


                                


 3. Pada jendela Custom Setup, gunakan pengaturan defaultnya saja. Kemudian klik Next >



4. Pada jendela selanjutnya terdapat beberapa opsi pilihan mengenai shortcut untuk mengakses Virtual box anda. Silahkan checklist semua lalu kemudian klik Next >



5. Di jendela berikutnya akan muncul peringatan bahwa untuk menginstal fitur Virtual Box Networking akan memutuskan anda dari koneksi jaringan untuk sementara. Bila anda setuju anda dapat melanjutkan instalasi dengan mengklik Yes



6. Di jendela terakhir, virtualbox siap untuk di install. Untuk menyelesaikannya klik Install dan tunggu hingga proses instalasi selesai.






 







V. PERTANYAAN
  1. Sebutkan Nama Perusahaan yang membuat Software Virtual Box !
  2. Sebutkan Fungsi Software Virtual Box
  3. Virtualbox adalah sebuah mesin virtual yang bersifat open source. Apa yang dimaksud dengan Open Source ?
  4. Sebutkan keuntungan menggunakan Program Virtual Box !
  5. Jelaskan pesan instalasi berikut ini : The Setup Wizard will install Oracle VM VirtualBox 5.1.8 on your computer. Click Next to continue or Cancel to exit the Setup Wizard. 
  6. Jelaskan pesan instalasi berikut ini : Select the way you want features to be installed.
  7. Jelaskan pesan instalasi berikut ini : Installing the Oracle VM VirtualBox 5.1.8 Networking feature will reset your network connection and temporarily disconnect you from the network. Proceed with installation now ?
  8. Jelaskan pesan instalasi berikut ini : The Setup Wizard is ready to begin the Custom installation
  9. Jelaskan pesan instalasi berikut ini : Click Install to begin the installation. If you want to review or change any of your installation settings, click Back. Click Cancel to exit the wizard
  10. Jelaskan pesan instalasi berikut ini : Click the Finish buttonto exit the Setup Wizard.
VI. JAWABAN
  1. Software VirtualBox dikembangkan oleh Oracle Corporation. Sebelumnya VirtualBox dibuat oleh Innotek GmbH, kemudian diakuisisi oleh Sun Microsystems, dan akhirnya menjadi milik Oracle Corporation.
  2. VirtualBox berfungsi untuk membuat dan menjalankan mesin virtual (Virtual Machine) sehingga pengguna dapat menginstal dan menjalankan sistem operasi lain di dalam satu komputer tanpa harus mengubah sistem operasi utama..
  3. Open source adalah perangkat lunak yang kode sumbernya terbuka sehingga dapat dipelajari, dimodifikasi, dan dikembangkan oleh siapa saja sesuai dengan ketentuan lisensinya.
  4. Dapat menjalankan beberapa sistem operasi dalam satu komputer, Tidak perlu melakukan partisi hard disk untuk mencoba sistem operasi lain, Aman untuk melakukan percobaan karena tidak memengaruhi sistem operasi utama

  5. Pesan tersebut menjelaskan bahwa program instalasi siap memasang Oracle VM VirtualBox versi 5.1.8 ke komputer. Pengguna diminta menekan tombol Next untuk melanjutkan proses instalasi atau Cancel untuk membatalkan instalasi.

  6. Pesan ini meminta pengguna memilih fitur-fitur VirtualBox yang ingin diinstal pada komputer. Pengguna dapat menentukan komponen yang akan dipasang sesuai kebutuhan.
  7. Pesan ini memberi tahu bahwa saat fitur jaringan VirtualBox dipasang, koneksi internet atau jaringan akan terputus sementara karena sistem sedang mengonfigurasi adapter jaringan VirtualBox. Setelah proses selesai, koneksi akan kembali normal.

  8. Pesan tersebut menunjukkan bahwa semua pengaturan instalasi telah selesai dipilih dan program siap memulai proses instalasi sesuai dengan pengaturan yang telah ditentukan..
  9. Pesan ini menjelaskan bahwa pengguna dapat menekan tombol Install untuk memulai instalasi. Jika ingin mengubah pengaturan sebelumnya, pilih Back, sedangkan Cancel digunakan untuk membatalkan proses instalasi.
  10. Pesan tersebut menunjukkan bahwa proses instalasi telah selesai. Pengguna diminta menekan tombol Finish untuk menutup Setup Wizard dan mengakhiri proses instalasi VirtualBox.

Minggu, 19 Juli 2026

 

Minggu, 28 Januari 2024

Virtualisasi Sistem Operasi

Gambar 380. Virtualisasi Sistem Operasi


Virtualisasi adalah teknologi yang memungkinkan pengguna untuk mengakses beberapa sistem operasi pada satu mesin. Sebuah mesin virtual dapat digunakan untuk menjalankan aplikasi tertentu atau sebagai lingkungan pengembangan perangkat lunak yang terisolasi. 

Ada beberapa jenis mesin virtual, termasuk VDI, VHD, dan VMDK.


Perbedaan antara VDI, VHD, dan VMDK

VDI (Virtual Desktop Infrastructure) 
adalah teknologi virtualisasi desktop yang memungkinkan pengguna untuk mengakses desktop virtual dari mana saja dan kapan saja.

VHD (Virtual Hard Disk) 
adalah file disk virtual yang digunakan oleh mesin virtual untuk menyimpan data dan sistem operasi.

VMDK (Virtual Machine Disk) 
adalah format file disk virtual yang digunakan oleh VMware. Ini digunakan untuk menyimpan data dan sistem operasi mesin virtual.


Keuntungan Virtualisasi

Virtualisasi memiliki beberapa keuntungan, termasuk:

1. Lebih sedikit hardware yang dibutuhkan: 
Dengan menggunakan mesin virtual, perusahaan tidak perlu membeli hardware baru untuk setiap aplikasi atau sistem operasi. Hal ini dapat menghemat biaya pengeluaran dan pemeliharaan.

2. Scalability yang mudah: 
Mesin virtual dapat dengan mudah dikloning dan ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan bisnis yang berkembang.

3. Keamanan dan isolasi: 
Mesin virtual dapat memastikan bahwa jika server terinfeksi dengan malware, mesin virtual yang terisolasi tetap aman.


Contoh Virtualisasi

Banyak bisnis menggunakan virtualisasi untuk menjalankan aplikasi atau sistem operasi tertentu. 
Contoh dari penggunaan virtualisasi termasuk:

Industri Penggunaan Virtualisasi


IndustriPenggunaan Virtualisasi
KeuanganPenjagaan keamanan transaksi keuangan dengan memisahkan aplikasi dan data
PendidikanMemungkinkan mahasiswa mengakses aplikasi yang diperlukan tanpa memerlukan perangkat lunak khusus atau perangkat keras tambahan
TelekomunikasiMemfasilitasi migrasi sistem ke mesin virtual untuk meningkatkan skalabilitas


Hypervisor

Hypervisor merupakan salah satu elemen penting dalam teknologi virtualisasi. Hypervisor adalah sebuah perangkat lunak yang memungkinkan sebuah mesin fisik dapat menjalankan beberapa sistem operasi secara virtual. 

Hypervisor memiliki dua tipe utama, yaitu Hypervisor Tipe 1 dan Hypervisor Tipe 2.

Hypervisor Tipe 1: 

Hypervisor Tipe 1, atau disebut juga native atau bare metal, merupakan hypervisor yang langsung diinstal pada hardware. Hypervisor Tipe 1 biasanya digunakan pada lingkungan server yang membutuhkan kinerja dan keamanan tinggi. Karena langsung terinstal pada hardware, hypervisor tipe 1 dapat lebih efisien dalam menjalankan workload.

Hypervisor Tipe 2: 

Hypervisor Tipe 2, atau disebut juga hosted, diinstal pada sistem operasi yang sudah ada. Hypervisor Tipe 2 dapat diinstal pada sejumlah sistem operasi seperti Windows, Linux, dan Mac OS X. 

Hypervisor Tipe 2 biasanya digunakan pada lingkungan desktop virtualisasi, seperti untuk uji coba aplikasi sebelum diimplementasikan pada produksi, karena lebih mudah diinstal dan digunakan.

Pemilihan tipe hypervisor tergantung pada kebutuhan dan tujuan implementasi virtualisasi. Selain itu, hypervisor juga harus mendukung format file virtual disk dari sistem operasi yang akan digunakan. Beberapa format virtual disk yang umum digunakan adalah VDI, VHD, dan VMDK yang akan dijelaskan selanjutnya.

Perlu diketahui bahwa hypervisor juga memuat virtual machine monitor (VMM) yang memiliki fungsi khusus untuk mengatur sumber daya fisik yang dialokasikan ke setiap VM. VMM juga bertanggung jawab untuk menjaga isolasi antara VM, sehingga masalah di satu VM tidak akan mempengaruhi VM yang lain.


Format Berkas

Dalam dunia teknologi virtualisasi, ada beberapa format berkas yang digunakan untuk menyimpan mesin virtual. Tiga format paling umum adalah VDI, VHD, dan VMDK.


VMDK
  1. VMDK adalah format berkas yang digunakan oleh aplikasi virtualisasi milik VMware.
  2. Format berkas VMDK dapat digunakan pada berbagai platform, termasuk Windows, macOS, dan Linux.
  3. VMDK mendukung fitur-fitur seperti deduplikasi dan Thin Provisioning yang memungkinkan penggunaan ruang penyimpanan yang lebih efisien.

VDI
  1. VDI adalah format berkas yang digunakan oleh aplikasi virtualisasi milik Oracle, VirtualBox.VDI hanya dapat digunakan pada platform yang didukung oleh VirtualBox.
  2. VirtualBox menyediakan alat untuk mengkonversi antara format VDI dan format berkas lainnya.
  3. VDI mendukung penulisan dengan ukuran disk yang fleksibel. Pengguna dapat menentukan ukuran disk yang mereka butuhkan untuk mesin virtual mereka.

VHD
  1. VHD adalah format berkas yang digunakan oleh produk virtualisasi milik Microsoft, seperti Hyper-V.VHD mendukung fitur-fitur seperti enkripsi dan kompresi.
  2. VHD mendukung banyak platform, termasuk Windows, FreeBSD, dan Linux.
  3. VHD adalah format standar untuk mesin virtual yang berjalan pada Microsoft Azure.


Perbandingan Format Berkas

Berikut adalah perbandingan antara ketiga format berkas:


Format BerkasDigunakan OlehDukungan PlatformFitur Khusus
VMDKVMwareWindows, macOS, LinuxDeduplikasi, Thin Provisioning
VDIOracle VirtualBoxVirtualBoxPenulisan Disk yang Fleksibel
VHDMicrosoft Hyper-VWindows, FreeBSD, LinuxEnkripsi, Kompresi


Menginstal Debian melalui Virtualbox

 

Kamis, 16 Juli 2026

Menginstal Debian melalui Virtualbox

 


Gambar 208 Debian


Sebelum Menginstal Debian melalui Virtualbox, lakukan langkah langkah
A. Instalasi VirtualBox
B. Membuat Virtual Machine
pada artikel di bawah ini :


Sebelum melakukan instalasi Linux Debian, mulai dulu dengan tampilan Virtual Box yang telah terinstal Virtual Machine seperti yang nampak pada gambar di bawah ini :



1. Untuk memulai instalasi Linux Debian, klik tombol Start yang terletak pada bagian atas pada gambar di atas ! 
Selanjutnya muncul tampilan Select Start-up disk seperti gambar di bawah ini, untuk memilih lokasi file debian 6.05.iso disimpan dengan menekan tombol di sebelah kanan di atas tombol Cancel


Muncul tampilan lokasi file debian 6.05.iso disimpan: Pilih file tersebut dan klik tombol Open


Muncul tampilan sebagai berikut :


Selanjutnya gunakan cara Manual, bukan Graphical, dengan memilih  Install. dan tekan tombol Enter pada Keyboard.


2. Selanjutnya muncul Menu Select a language dan sub menu Choose the language to be used for the installation process. Ini berarti memilih Bahasa yang akan digunakan selama proses instalasi. Misalnya memilih Indonesia. Kemudian Tekan ENTER.





3. Selanjutnya muncul Menu Select your location dan sub menu Country, territory or area. Ini berarti memilih lokasi yang akan digunakan selama proses instalasi. Lalu Tekan ENTER



4. Selanjutnya muncul Menu Select a keyboard layout dan sub menu Keymap to use. Ini berarti memilih layout Keyboard yang akan digunakan selama proses instalasi. Lalu Tekan ENTER



Selanjutnya muncul Menu Loading additional components dan sub menu Retrieving partman-basicfilesystems. Tunggu sampai proses mencapai 100 %


5. Selanjutnya muncul Menu Configure the network dan sub menu Please enter the hostname for this system dan Hostname. Ini berarti memberi nama Host, Misalnya ditulis nilai defaultnya yaitu debian. Kemudian pilih Continue





Masih pada menu Configure the network selanjutnya muncul sub menu Please enter the hostname for this system dan Domainname. Ini berarti memberi nama Host, Misalnya ditulis nilai defaultnya sama seperti sebelumnya yaitu debian. Kemudian pilih Continue




6. Selanjutnya muncul Menu Set up users and passwords dan sub menu Root password. Ini berarti memasukkan Kata Sandi Root. Kemudian pilih Continue.



Masih pada menu Set up users and passwords selanjutnya muncul sub menu  Re-enter password to verify . Ini berarti memasukkan kembali kata sandi untuk verifikasi, Kemudian pilih Continue.



Masih pada menu Set up users and passwords selanjutnya muncul sub menu  Full name for the new user. Ini berarti memasukkan nama user baru secara lengkap, Kemudian pilih Continue. 



Masih pada menu Set up users and passwords selanjutnya muncul sub menu  Username for your account. Ini berarti memasukkan nama sebuah akun, Kemudian pilih Continue. 



Masih pada menu Set up users and passwords selanjutnya muncul sub menu  Choose a password for the new user . Ini berarti memasukkan Kata Sandi untuk user baru, Kemudian pilih Continue. 



Masih pada menu Set up users and passwords selanjutnya muncul sub menu  Re-enter password to verify. Ini berarti memasukkan kembali Kata Sandi untuk Verifikasi, Kemudian pilih Continue. 



7. Selanjutnya muncul Menu Setting Up the Clock dan sub menu Getting the time from a network time server. Tunggu sampai proses mencapai 100 %




8. Selanjutnya muncul Menu Configure the clock dan sub menu Select your time zone . Ini berarti memilih Zona Waktu yang akan digunakan. Kemudian tekan Enter untuk melanjutkan instalasi



9. Selanjutnya muncul Menu Loading additional components dan sub menu Retrieving partman-lvm. Tunggu sampai proses mencapai 100 %



10. Selanjutnya muncul Menu Partition disks dan sub menu Partitioning methode. Ini berarti memilih Metoda Partisi yang akan digunakan. Kemudian tekan Enter untuk melanjutkan instalasi



Masih pada menu Partition disks  selanjutnya muncul sub menu  Select disk to partition. Ini berarti memilih Harddisk yang akan dipartisi. Kemudian tekan Enter untuk melanjutkan instalasi



Masih pada menu Partition disks  selanjutnya muncul sub menu  Partitioning scheme. Ini berarti memilih salah satu skema Partisi, Kemudian tekan Enter untuk melanjutkan instalasi.


Masih pada menu Partition disks  selanjutnya muncul sub menu  Select a partition to modify its setting. Ini berarti memilih salah satu Partisi agar dapat mengubah settingnya. Kemudian tekan Enter untuk melanjutkan instalasi.


Masih pada menu Partition disks  selanjutnya muncul sub menu  Write the changes to disks ?. Ini berarti memilih apakah akan disimpan ke disk ?. Pilih Yes kemudian tekan Enter untuk melanjutkan instalasi.




11. Selanjutnya muncul Menu Installing the base system. Tunggu sampai proses mencapai 100 %




12. Selanjutnya muncul Menu Configure the package manager dan sub menu Scan another CD or DVD ?. Ini berarti memilih akan memindai (menscan ) CD atau DVD lainnya ? Pilih No kemudian tekan Enter untuk melanjutkan instalasi


Masih pada menu Configure the package manager  selanjutnya muncul sub menu  Use a network mirror ?. Ini berarti memilih apakah akan menggunakan suatu jaringan cermin (mirror)? Pilih No kemudian tekan Enter untuk melanjutkan instalasi.
Lihat tautan : http://ghadinkz23.blogspot.com/2010/09/pengertian-mirror.html

 



13. Selanjutnya muncul Menu Select and install. Tunggu sampai proses mencapai 100 %



14. Selanjutnya muncul Menu Configuring popularity-contest dan sub menu  Participate in the package usage survey ?. Ini berarti memilih akan berpartisi dalam survey Penggunaan Paket Debian?  Pilih No kemudian tekan Enter.




15. Selanjutnya muncul Menu Software Selection dan sub menu  Choose software to install ?. Ini berarti memilih Perangkat perangkat lunak internal yang ingin diinstall  Pilih software yang paling bawah yaitu Standard System Utilities dengan menekan tombol Spacebar di keyboard untuk memilih dan menghapus pilihan. Pilih Continue dan tekan ENTER.
Pilihan ini menentukan bahwa Debian akan bekerja berbasis CLI


16. Selanjutnya muncul Menu Select and install software dan sub menu  Retrieving file 86 of 112  ?. Tunggu sampai proses mencapai 100 %



17. Selanjutnya muncul Menu Install the GRUB boot loader on a harddisk dan sub menu Install the GRUB boot loader to the master boot record ? Ini berarti memilih akan memasang boot loader GRUB master pada boot record ?  Pilih Yes kemudian tekan Enter untuk melanjutkan instalasi



18. Selanjutnya muncul Menu Installing GRUB boot loader dan sub menu Running "update-grub" ? Tunggu sampai proses mencapai 100 %




19. Selanjutnya muncul Menu Finish the installation dan sub menu Installation Complete Pilih Continue dan tekan ENTER.


20. Selanjutnya muncul Tampilan Debian Login dan Instalasi Linux selesai

Jobsheet 901 Menginstal Virtual Box Abid Taqiyudin

  JOB SHEET SMK TUNAS HARAPAN PATI Program Keahlian Mata Pelajaran Kode Mata Pelajaran Teknik Komputer dan Jaringan Sistem Operasi Jaringam ...